Srikandi Bengkulu Bertambah

Cicit Pejuang Kemerdekaan Gantikan Rio Capella

02.anarulitaBENGKULU, PB – Mantan anggota DPRD Kota Bengkulu periode jabatan 2009-2014, Anarulita Muchtar, bakal dilantik sebagai anggota DPR RI. Ia menggantikan mantan Sekjen Partai Nasdem Patrice Rio Capella yang secara resmi telah mengundurkan diri dari DPR RI karena statusnya sebagai tersangka yang ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rio disangka menerima uang dana bantuan sosial (bansos) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang sebelumnya telah menyeret Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti.

“Untuk pergantian secara resmi, saya masih menunggu petunjuk dari Ketua Umum Surya Paloh. Sejauh ini kami belum berani mengambil tindakan apapun. Kalau segala sesuatunya nanti sudah jelas, kami akan mengadakan konferensi pers,” kata Anarulita didampingi Ketua Tim Pemenangannya dahulu, Muhammad Zuhdi, saat dijumpai di kediamannya di Jalan Sungai Rupat 46 RT 41 Kelurahan Pagar Dewa, Jum’at (16/10/2015).

Secara pribadi, Anarulita menyatakan rasa keprihatinannya yang mendalam atas kasus yang menimpa Rio Cappela. Bagi Ana, sapaan
akrabnya, Rio Cappela merupakan salah satu tokoh Bengkulu yang mampu berkibar di kancah nasional.

“Beliau adalah salah satu putra daerah terbaik asal Provinsi Bengkulu yang mampu berkiprah dengan baik di kancah nasional. Posisinya itu kan sama saja dia sebagai orang nomor dua di partai. Apa yang beliau alami ini tentu diluar dugaan kami semua. Saya sendiri sejak awal menganggap mimpi menjadi anggota DPR RI itu terlalu jauh. Kalau pada akhirnya dilantik, ini hanya sebagai pergantian amanah,” ungkapnya.

Sehari-hari, Anarulita berprofesi sebagai dokter kecantikan yang membuka praktik persis di sebelah kediamannya. Ia merupakan cicit dari Raden Syahridin, salah satu tentara Keraton Surakarta Hadiningrat yang paling dicari Belanda era 1920an. Guna menghindari pengejaran Belanda, Raden Syahridin berlayar dari Surakarta dan mendarat di Pasar Bawah, Manna, Bengkulu Selatan.

Ana belum lama menjadi politisi. Sebelum bergabung bersama Nasdem, ia merupakan kader Partai Nasional Benteng Kerakyatan (PNBK). Karena PNBK tidak lolos sebagai partai peserta pemilu 2014, ia berlabuh ke Partai Nasdem. Setelah menggantikan Rio Cappela, Ana akan bergabung dengan tiga srikandi Provinsi Bengkulu yang telah masuk sebelumnya, yakni Elva Hartati, Susi Marleny Bachsin dan Dewi Coryati. (Rudi Nurdiansyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait