Selamatkan Enggano Dari Aktifitas Tambang

EngganoBENGKULU, PB – Aliansi masyarakat sipil peduli Enggano menuntut kepada pemerintah Provinsi Bengkulu untuk mencabut izin perusahaan tambang PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera yang berlokasi di Pulau Enggano.

Pasalnya Perusahaan tersebut dinilai telah mengancam kelestarian pulau Enggano dan merusak hutan mangrov.

Koordinator Aliansi Masyarakat sipil peduli Enggano, Sony Taurus mengungkapkan, masalah penyelamatan pulau Enggano harus menjadi perhatian dan kepedulian bagi warga Bengkulu. ” Luas pulau enggano terus berkurng, aktivitas pertambangan disana membuat hutan mangrov dan pengerukan tambang pasir di bibir pantai merusakĀ  dan mengikis tempat itu,” katanya kepada Pedoman Bengkulu, Kamis (22/10).

Lanjut Sony, izin perusahan ilegal itu sebenarnya sudah dibekukan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu, tapi kenyataan dilapangan aktivitas pertambangan terus saja beroperasi, untuk itu pihaknya mendesak Gubernur Bengkulu untuk segera mencabut izin perusahan tambang itu. ” Kami menuntut kepada Gubernur cabut izin PT. Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera untuk penyelamatkan pulau Enggano,” ujarnya.

Seperti yang diketahui, Luas wilayah Pulau Enggano terus berkurang akibat aktivitas tambang ilegal di Desa Kaana Kecamatan Enggano. Dari keseluruhan luas 45.000 Ha kini luas pulau Enggano hanya 39.000 Ha. [Muammarsyarif]

2 Responses to Selamatkan Enggano Dari Aktifitas Tambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait