Pantai Wisata Dibibir Samudra Hindia

pantai-panjangKota Bengkulu adalah kota “surga wisata”. Inilah memori yang terasa lekat ditiap benak pengunjung yang pertama kali mencecapkan kakinya di kota ini. Kota yang istimewa karena dipenuhi dengan beragam objek wisata mulai dari wisata alam, sejarah, budaya hingga kuliner. Diantara banyak panorama indah maka kali ini kita akan diperkenalkan dengan satu objek wisatanya yang eksotik, yakni pantainya yang berada di bibir Samudra Hindia.

Pantainya yang langsung menjulang ke laut lepas Samudra Hindia menciptakan ketakcupan dan perasaan yang campur-aduk, kekuatan, kekuasaan, kebebasan, mistis, yang membawa semangat optimisme pada setiap wisatan yang memandangnya. Mata wisatawan juga akan dimanjakan dengan warna keemasan matahari yang merona ketika terbit. Sambil menyusuri pantai anda pun merasakan semilir angin yang sejuk di siang hari. Sore harinya senja jingga akan tampak indah jatuh di tepian Samudra Hindia, ini merupakan sebuah moment yang indah tentunya untuk diabadikan dalam siluet kamera.

Saat anda menikmati berjalan-jalan ditepi pantai maka terasa bulir air menyentuh kaki dan membenamkannya dipasir putih yang bersih. Angin pantai dan gelombang laut yang datang akan menghidupkan inspirasi anda untuk tetap berada sepanjang hari dibibir pantai. Inilah sepotong panorama yang akan anda jumpai ketika berkunjung ke pantai-pantai Kota Bengkulu ini.

Bagi anda yang masih penasaran dan ingin segera datang kepantai Kota Bengkulu, anda boleh datang ke tempat wisata yang ada di kota ini, sebab ada ungkapan masyarakat disini, “belum ke Bengkulu kalau belum menjejakkan kakinya di pantainya”.

Pantai Panjang Putri Gading Cempaka

Pantai panjang di Kota Bengkulu adalah salah satu objek wisata dengan hamparan pasir putih yang masih alami dan inspiratif. Pantai ini tepatnya berada disisi barat Kota Bengkulu. Untuk mencapai lokasi yang hanya berjarak 1.5 km dari pusat Kota Bengkulu.

Keunikan Pantai Panjang karena ia memiliki garis pantai yang sangat panjang mencapai 7 Km, dan menjadi salahsatu pantai terpanjang di Indonesia. Selain itu, Pantai Panjang memiliki jarak titik air surut yang cukup jauh, yaitu sekitar 500 meter. ini tentunya membuat pemandangan pasir di pantai ini terlihat menghampar luas dan indah pada saat air laut surut. Saat berjalan bulir pasir putihnya yang halus tidak akan mengotori kaki. Pantainya yang berombak tidak terlalu besar cocok untuk aktivitas berselancar, bermain pasir, berenang, memancing dan bahkan berkemah.

Selain hamparan panjang pasir putih yang dapat dinikmati kita juga akan diteduhi oleh pohon-pohon pinus nan rindang sepanjang pantai saat berjalan. Pohon cemara dan pohon pinus tersebut mempercantik panorama di Pantai Panjang.

Pantai Panjang merupakan objek wisata yang paling sering dikunjungi warga kota karena jaraknya yang dekat. Pantai ini akan menjadi sangat ramai saat Hari Raya Idul Fitri dan menjadi pusat keramaian saat pergantian tahun baru. Selain itu, berbagai fasilitas mulai dibangun di kawasan Pantai Panjang, salahsatunya jogging track sambil menghirup udara pantai yang sangat sejuk dan segar saat jogging. Kawasan wisata ini memiliki beragam fasilitas, baik itu penginapan, restoran dan cafe, pusat perbelanjaan, arena bermain anak, hingga fasilitas olah raga tersedia di kawasan ini.

Pantai Nala

Pantai Nala memiliki panoram yang indah layaknya Pantai Panjang, namun gelombang airnya lebih besar memberikan nuansa berbeda. Dipesisir pantainya yang dihiasi batu karang menjadi potret yang mengasikkan saat melihat ombak-omba pecah ditepi pantai.

Bagi pecinta fotografi pemandangan seperti di Pantai Nala adalah moment yang paling “romantic”, saat membidik sunset jingga yang memantul di lautan luas Samudra Hindia. Panorama itu dipercantik oleh perahu-perahu nelayan yang berjejer di tepi pantai.

Bukan itu saja, bahkan dari Pantai Nila, sering dilakukan pengamatan bulan atau rukyat dalam tradisi Isma untuk menetapkan 1 Dzulhijjah 1432 Hijriah. Pantai Nala dipilih sebagai lokasi pengamatan bulan karena lokasi itu memiliki ketinggian di atas tujuh meter dari permukaan laut sehingga bisa memandang ke arah matahari terbenam.

Jangan lupa mencicipi kuliner seafood yang tersedia di tepi pantai Nala. Kuliner lainnya adalah ikan laut bakar bumbu kuning, gulai kepala ikan kakap, ikan bakar tanpa bumbu, dan sebagainya. Sementara kudapan pelengkapnya adalah es kelapa muda dan jagung bakar beraneka rasa. Cicipi pula nikmatnya segelas kopi khas Bengkulu.

Pantai Tapak Paderi

Pantai ini berada di antara Pantai Panjang dan Pantai Zakat. Jarak Pantai Tapak Paderi tak begitu jauh hanya ditempuh + 10 menit dari pusat Kota Bengkulu. Pantai ini menjadi pusat wisata bahari dan pusat wisata sejarah.

Dulu, Pantai Tapak Paderi merupakan tempat yang menjadi pusat pemerintahaan kolonial Inggris saat menduduki Kota Bengkulu. Di Pantai Tapak Padri berdiri monumen sejarah, Kampung Cina dan Bentang Marlborough, dari Benteng ini kita dapat melihat keindahan Pantai Tapak Paderi. Ini berarti bahwa keindahan Pantai Tapak Paderi ini sudah diakui sejak zaman dulu.

Dalam sejarah tercatat bahwa Pantai Tapak Paderi awalnya merupakan pusat pelabuhan laut pertama di Bengkulu. Pantai ini juga sekaligus penunjang transporasi laut pemerintah Inggris di Bengkulu saat itu yang berjarak 100 meter dari Benteng Fort Marlborough.

Selain Benteng Fort Marlborough terdapat juga monumen Thomas Parr menjadi kawasan yang cukup indah untuk menikmati terbitnya matahari pagi yang indah. Pantai Tapak Paderi juga menjadi sarana festival tabot yang menjadi tradisi masyarakat bengkulu setiap tahunnya. Dalam festival ini Anda akan disajikan kemeriahkan pertunjukan seni, pasar, pameran kriya, aneka lomba, rebana, tari tabot, dan beragam acara seni lainnya.

Dipantai ini terdapat pesona alam yang luar bisa, terutama pada saat matahari terbenam. Wisatawan dapat menikmati suasana sunset yang romantis bersama ombak yang pecah ditebing karang. Di dekat pantai ini juga terdapat danau buatan yang menyediakan perahu sewaan yang buat keluarga dan wisatawan lainnya.

Kegiatan yang paling disukai para pengunjung di sini adalah menikmati kuliner sambil memandangi panorama laut biru. Wisatawan dapat bersantai dengan merasakan kenikmatan jagung bakar beraneka rasa untuk disantap.

Pantai Zakat

Pantai yang terletak sekitar 1 km dari pusat kota Bengkulu ini, memiliki pesona yang sangat memukau. Ketika menyaksikan pesona matahari terbit dan tenggelam, merasakan semilir angin pantai yang sejuk dan tenang, dan ritme suara deburan ombak yang harmonis. Membuat nyaman dan betah untuk berlama-lama disana.

Pantai Zakat secara geografis dan topografis berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki taman bawah laut yang berbukit-bukit. Hal tersebut memungkinkan masih terjaganya orisinalitas, serta keseimbangan habitat di wilayah sekitar pesisir pantai tersebut.

Banyak pengunjung yang datang untuk berenang karena ombaknya lebih bersahabat. Selain itu, dipantai ini juga tersedia berbagai wahana yang mengasyikkan, diantaranya banana boat, ban pelampung dan jet-ski. Tempat ini akan ramai dipadati ketika musim libur tiba.

Jika ingin melihat refleksi cakrawala emas sang surya, maka datanglah ke Pantai Jakat di waktu fajar dan senja. Spektrum cahaya keemasan menjadi daya tarik bagi para traveler dan backpacker yang memburu jepretan-jepretan nuansa alam yang spektakuler.

Pemerintah daerah Kota Bengkulu pun telah merekonstruksi bangunan-bangunan di sekitar pantai dengan dibangun secara apik dan indah. Fasilitas keamanan pun diperlengkap dengan menyediakan sarana area parkir yang nyaman dan bersih, serta dilengkapi dengan fasilitas penerangan yang mencukupi, instalasi penerangan hemat energi dan ramah lingkungan solar sel, yang membuat suasana pantai menjadi lebih indah dikala malam.

Wisata kuliner di Pantai Zakat ini cukup terjangkau dan murah. Beberapa kuliner yang disajikan seperti jagung bakar, pisang bakar, sate ceker, es kelapa, serta berbagai makanan ringan lain yang murah dan tentu menggoyang lidah. (Renda Putri HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait