Program ‘Bengkuluku Sehat’ Masuk Nominasi Kota Sehat Nasional

12107114_1476850219291478_564059952624338447_nLolos Tahap Administrasi, Tim Verifikasi Kemenkes Kunjungi Kota Bengkulu

BENGKULU, PB – Program Bengkuluku Sehat mendapat apresiasi ditingkat nasional. Tim verifikasi lomba kota sehat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengunjungi Kota Bengkulu, Selasa (6/10).

Para tim verifikasi yang datang sejak siang tadi, disambut di Bandara Fatmawati Soekarno, lalu dibawah menuju ke Balai Kota.

Selain memberikan ucapan terimaksih atas sambutan dan jamuannya yang hangat,  Ketua Tim Verifikasi Sadikin Sadek, M. Kes mengatakan kehadirannya bersama rekan lainnya untuk menindak lanjuti lolosnya Kota Bengkulu pada tahap administrasi untuk masuk dalam penilaian lomba kota sehat nasional kategori Manggala Karya Bakti Husada (MKBH).

“Saya ucapkan selamat kepada Kota Bengkulu yang telah lolos dalam tahap administrasi penilaian lomba kota sehat nasional. Maka dari itu kami tim verifikasi kota sehat akan menilai langsung ke lapangan,” ujarnya saat memberi sambutan di Balai Kota, Siang tadi.

Sementara itu, Walikota Bengkulu H Helmi Hasan, SE dalam kesempatan itu memaparkan bahwa program kesehatan Kota Bengkulu menjadi salah satu program utama Pemerintah Kota Bengkulu.

“Pemkot Bengkulu memiliki program Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS) dan kita sudah memiliki Rumah Sakit Kota. Melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, kita selalu mengutamakan dan sigap menangani masalah kesehatan,” jelas Helmi.

Tanpak hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Marjon, M.Pd, Kepala Dinas Kesehatan Herwan Antoni, SKM, M.Kes, Ketua Tim Kota Sehat Kota Bengkulu H. Arifin Daud, berserta jajaran pemerintahan lainnya.

Untuk diketahui, tanda penghargaan bidang kesehatan adalah diberikan kepada mereka yang melakukan pembangunan bidang kesehatan dan lingkungannya, dengan terus meningkatkan keberhasilan pembangunan kesehatan tersebut.

Beberapa aspek yang dinilai dalam lomba kota sehat nasional, yakni tatanan permukiman, sarana dan prasarana wilayah sehat, tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, tatanan kawasan tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi yang sehat, serta tatanan kehidupan sosial masyarakat yang sehat. (rilis/hms/pb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait